TAPUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara membahas penguatan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bersama Bora KSB dari Kecamatan Tarutung, Siatas Barita dan Sipoholon.
Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Dekranasda Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu (20/9/2026). Pembahasan difokuskan pada upaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan kegiatan usahanya.
Dalam pertemuan itu, berbagai kebutuhan masyarakat terkait KUR turut dibahas, mulai dari kemudahan persyaratan, akses terhadap pembiayaan, hingga pentingnya pendampingan agar kredit yang diterima dapat dimanfaatkan secara produktif.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., mengatakan akses permodalan menjadi salah satu hal penting dalam mendorong masyarakat mengembangkan usaha.
“Yang kita dorong adalah bagaimana masyarakat yang memiliki usaha dan kemauan untuk berkembang dapat memperoleh akses permodalan dengan lebih mudah. KUR harus benar-benar dirasakan manfaatnya dan digunakan untuk mengembangkan usaha,” ujar Jonius.
Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan perlu diiringi dengan pemanfaatan yang tepat sehingga KUR tidak sekadar menjadi sumber modal, tetapi dapat memberikan dampak terhadap keberlanjutan usaha masyarakat.
Pemkab Taput juga menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam membuka akses pembiayaan bagi masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha produktif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya di wilayah Tarutung, Siatas Barita dan Sipoholon. (JEH)



