Bupati Taput Tekankan Perubahan Mental ASN

Avatar photo
banner 120x600

TAPUT – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., menekankan pentingnya perubahan mental, peningkatan komitmen, dan orientasi pelayanan dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu disampaikan Jonius saat memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di Halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin (21/9/2026).

Apel tersebut diikuti Wakil Bupati Tapanuli Utara, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat eselon III, serta ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam arahannya, Jonius meminta seluruh ASN menempatkan kepentingan masyarakat dan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Sebagai aparatur pemerintah, ASN memiliki tanggung jawab moral untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Saya mengajak seluruh ASN untuk secara bertahap membangun perubahan mental dalam bekerja, meningkatkan komitmen, serta memastikan setiap tugas dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” kata Jonius.

Menurut dia, setiap perangkat daerah juga perlu mampu beradaptasi dalam menghadapi berbagai persoalan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Koordinasi lintas sektor, kata dia, perlu diperkuat ketika suatu persoalan membutuhkan keterlibatan lebih dari satu perangkat daerah.

Jonius juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus siap beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan berbasis teknologi dan elektronik,” ujarnya.

Pemkab Taput, lanjut Jonius, terus mendorong transformasi pelayanan publik melalui pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP). Fasilitas tersebut diharapkan dapat mengintegrasikan berbagai layanan sehingga masyarakat memperoleh akses pelayanan secara lebih terpusat, mudah, dan efektif.

“Ini adalah komitmen kita untuk membangun pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan publik,” katanya.

Selain pelayanan publik, Jonius meminta jajaran perangkat daerah mulai mempersiapkan penyusunan program dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 dengan mempertimbangkan manfaat program bagi masyarakat.

Ia menginstruksikan agar program yang disusun tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mempertimbangkan dampak dan manfaatnya bagi masyarakat.

Dengan demikian, penyusunan program dan anggaran diharapkan dapat semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Tapanuli Utara. (JEH)