TAPUT – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., memimpin Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan program kerja Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tapanuli Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Disparbudpora Taput, Tarutung, Selasa (22/9/2026), dan dihadiri Staf Ahli Bupati, Asisten II, Kepala Disparbudpora, Kepala Bagian Pembangunan, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, para kepala bidang, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Disparbudpora Taput.
Dalam arahannya, Deni menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya manusia dengan menempatkan dan memberdayakan pegawai sesuai potensi serta kompetensi masing-masing.
Menurutnya, kesamaan visi dan semangat kerja diperlukan agar pelaksanaan program di bidang pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga dapat berjalan lebih terkoordinasi.
Ia juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektor untuk menggali dan mengembangkan potensi daerah secara lebih optimal.
Menghadapi perkembangan teknologi digital, Deni meminta jajaran Disparbudpora tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung kreativitas dan pengembangan program.
Salah satu teknologi yang didorong untuk dimanfaatkan adalah kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut, kata dia, dapat digunakan sebagai sarana pendukung diskusi, pengembangan gagasan, hingga pencarian alternatif ide kreatif dalam merancang program.
“Pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk membantu kita menggali potensi daerah dan melahirkan gagasan-gagasan yang kreatif,” demikian arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Selain mengevaluasi program kerja, rapat juga membahas kesiapan agenda menjelang peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah Open Water Swimming (OWS) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober 2026 di kawasan Muara Sibandang.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu agenda yang mendorong kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan potensi wisata Tapanuli Utara.
Deni menekankan agar aspek keamanan, kenyamanan, serta pengalaman wisatawan menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan.
Selain agenda tahun berjalan, ia meminta pendataan terhadap seluruh rencana kegiatan tahun berikutnya mulai dilakukan sejak dini.
Pendataan tersebut dinilai penting agar proses persiapan, penganggaran, koordinasi, serta pola kolaborasi dapat dirancang secara lebih matang dan terarah.
Dengan perencanaan sejak awal, pelaksanaan program diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat memberikan dampak terhadap pengembangan pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Tapanuli Utara. (JEH)



